Posted by: masyudha | 26 January, 2008

Langkah yang berat….

p1240012-50.jpg

Jogja, 26 Januari 2008 jam 16.30 WIB

Ini adalah tulisan blog yang kubuat 4 jam sebelum aku meninggalkan Jogja untuk pergi merantau mencari sesuap nasi. Dan mungkin aku akan absent menulis blog ini untuk 2 bulan ke depan, karena aku harus mengikuti pendidikan.

Huhhhhhh………..aku hanya bisa menarik nafas panjang, mungkin bisa jadi aku kan meninggalkan kota tercintaku ini dengan waktu yang cukup lama, 6 bulan, 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun, 5 tahun, ah entahlah…..

Mungkin ada yang akan menganggapku cengeng, rapuh atau apapunlah, tapi sekuat-kuatnya seorang lelaki, pasti ada hal-hal tertentu yang akan membuatnya membutuhkan tempat untuk bersandar sejenak. Yang paling berat tentunya meninggalkan ayah dan ibuku yang karena setelah kepulanganku setahun silam dari perantauan di Aceh, membuatku menjadi begitu dekat dengan mereka (bukannya dulu tidak dekat). Dalam setahun itu aku merasa begitu nyaman rasanya berada di antara mereka. Bukan artinya dimanja, tapi aku merasa benar-benar merasakan kehangatan apabila bersama mereka.

Dan……………………

Yang terberat juga adalah untuk meninggalkan para sahabat-sahabatku yang ada dalam suatu komunitas kecil bernama Laskar Kinanthi. Ya, Laskar Kinanthi, kenapa sih dengan Laskar Kinanthi? Laskar Kinanthi sebenarnya merupakan kumpulan anak-anak mesin 2000 UGM yang masih ada di Jogja, ada Aris, Kunto, Beny, Addin, Sigit, Catur, Theo, Hambali dan masih banyak lagi, dan tentunya, aku. Semenjak aku pulang dari perantauan aku menemukan komunitas itu. Selama aku di situ aku merasakan hal-hal yang sudah lama tak kurasakan, apakah itu? Ketulusan, kehangatan, kepercayaan, kebersamaan, kenyamanan, saling berbagi, bercerita dan saling menguatkan satu sama lain. Aku menemukan banyak pelajaran kehidupan yang aku temukan dalam Laskar Kinanthi, di antara para sahabat-sahabatku. Dalam beberapa momen kehidupanku, aku merasa sendirian, lelah dan putus asa, tapi dengan caranya sendiri mereka mengingatkanku untuk segera bangkit dari keterpurukan dan mengingatkanku bahwa aku tidak sendirian, masih ada mereka yang dengan tulus setia menemaniku. Senang dan susah kulalui bersama mereka, saling berbagi berbagai macam masalah, informasi, dan berbagai macam hal-hal dalam kehidupan. Semuanya sama, tidak ada yang dibedakan, satu ada masalah yang lain siap sedia membantu dengan sukarela, satu sedih pasti dihibur yang lain. Singkatnya Laskar Kinanthi merupakan tempat bersandar sejenak bagi mereka yang merasa sendirian dan putus asa.

Ya, aku menemukan rumah keduaku di sana, di Laskar Kinanthi.

Hehhhhhhhhh………..

Mungkin aku akan berada di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi ataupun Papua atau mungkin luar negeri (semoga) namun nama Laskar Kinanthi akan tetap terpatri dalam lubuk hatiku yang paling dalam. Aku mengucapkan banyak terima kasih kepada kalian, Aris, Kunto, Beny, Theo, Sigit, Catur dan teman-teman semua di Laskar Kinanthi, yang telah memberikanku tempat bersandar sejenak. Maafkan daku bila selama ini banyak merepotkan kalian, semoga kalian semua dapat menggapai cita-cita kalian semua, berjuanglah sampai titik darah penghabisan.

 

Terimakasih……….. Sahabat.

Posted by: masyudha | 24 January, 2008

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.